Semarjawi, Bus Wisata 'Kekinian' di Semarang

8:00:00 AM

Bus Wisata Kota Lama Semarang


Halo semuanya! Untuk membuka postingan pertama ini, saya ingin memberi sebuah kabar gembira. Sebenarnya, saya sudah kuliah di Semarang (pindah kota mulu sekolahnya) jadi bagi Blogger regional Semarang, yuk yang mau Kopdar, mari kita atur jadwal!

Ahya, selain itu kalau saja kalian sudah sering jalan-jalan di Blog saya semenjak tahun 2010, kalian pasti sudah tau dong, bahwa blog ini sudah ganti URL! Eiiits, tapi masih tetep Perjalanan-Delapan kok.

Dipostingan saya yang pertama ini (setelah beberes blog dan berganti konsep) saya ingin berbagi pengalaman pertama saya jalan-jalan di Kota Lama Semarang dengan menaiki Bus Wisata Semarjawi.

Semester satu merupakan semester adaptasi bagi saya. Semarang merupakan kota yang belum pernah saya kunjungi sebelumnya. Berkuliah disini juga membutuhkan tenaga ekstra untuk beradaptasi. Dimulai dari mengenal bentuk kulinernya, tata krama di antara masyarakat Jawa Tengah (maklum saya orang Jawa Timur soalnya wkwk), destinasi wisatanya, jalanan di kota maupun tempat strategis untuk bertahan hidup (baca : tempat makan, ATM). Untung saja di Semarang banyak teman sekelas saya yang merupakan penduduk lokal, jadi ketika saya kebingungan, saya bisa deh langsung kontak mereka wkwk.

Tempat wisata pertama yang saya kunjungi di Semarang adalah Simpang Lima. Iya, secara dekat sekali dengan kos saya saat itu, sebelum akhirnya saya pindah ke Tembalang. Semarang bukanlah kota yang terlalu padat seperti Surabaya. Masih termasuk 'lenggang' untuk ukuran kepadatan Ibukota Provinsi. Kondisi jalannya pun tidak terlalu rumit. Hanya saja, di beberapa ruas jalan Semarang, kepadatan kendaraan masih terbilang cukup sering. Toleransi di kota ini juga bagus. Saya banyak menemukan berbagai tempat ibadah seperti Vihara, Gereja, Masjid ataupun Klenteng.

Wah malah ngomongin kondisi kota Semarang nih wkwk. Yaudah yuk kita mulai cerita tentang jalan-jalan dengan Semarjawinya.

Saat itu hari Jum'at selesai perkuliahan terakhir, teman saya yang hobinya scrolling timeline Instagram untuk mencari destinasi wisata kekinian, mempunyai ide menarik dengan mengajak saya jalan-jalan ke daerah Kota Lama Semarang, karena dia tahu saya sering gabut di kos wkwk. Pun menurut dia, Kota Lama Semarang merupakan tempat yang wajib didatangi oleh para pendatang karena di sinilah julukan ‘Little Netherland’ mulai disematkan. Sembari saya menunggu teman saya bersiap-siap, saya iseng searching di Google mengenai destinasi wisata Kota Lama Semarang. Tak lama scrolling, saya menemukan sebuah tulisan mengenai transportasi berupa Bus Wisata yang beroperasi di sekitar wilayah Kota Lama Semarang, yaitu Semarjawi. Menarik menurut saya, karena yang begini masih terbilang cukup jarang di Indonesia. Tak susah untuk mencari informasi mengenai Semarjawi, saya menemukan Website Semarjawi (Update 2017, dikarenakan Website yang expired, saat ini www.semarjawi.com tidak dapat di akses) dan saya pun menemukan tata cara pembelian tiket Semarjawi di Retro Cafe, Kota Lama Semarang.

Semarjawi merupakan sebuah kepanjangan dari 'Semarang Jalan-Jalan Wisata', transportasi ini berbentuk Bus Wisata yang membawa maksimal 40 wisatawan memutari wilayah Kota Lama Semarang. Rute perjalanan Semarjawi dimulai dari Taman Srigunting, memutar melalui Kantor Pos Kota Lama, Stasiun Tawang hingga kembali lagi menuju Taman Srigunting. Harga tiket Semarjawi saat Weekend sekitar 15 ribu rupiah, dan saat Weekday tiketnya di bandrol dengan harga 10 ribu rupiah saja. Lama perjalanannya kurang lebih 40 menit. Di dalam Bus ini 2 pilihan kursi penumpang yaitu, diatas dan di bawah. Kita bisa memilih, mau menikmati Kota Lama dari atas Bus, atau jika takut ketinggian, kita bisa menikmatinya dari kursi penumpang dibelakang supir yang kondisinya lebih tertutup.

Bus Wisata Kota Lama Semarang

Kursi penumpang yang terletak di lantai 2 Semarjawi

Bus Wisata Kota Lama Semarang

Bagian dalam Semarjawi, kursi penumpang di belakang driver

Bus Wisata Kota Lama Semarang

Tangga menuju lantai 2 Semarjawi

Hal paling seru yang saya rasakan ketika menaiki Semarjawi adalah, saya bisa tahu mengenai isi dari Kota Lama Semarang secara keseluruhan tanpa harus capek-capek berjalan kaki tentunya wkwk. Mulai dari bangunan-bangunannya yang ternyata masih beroperasi, seperti Museum Teater yang berlambang semut merah, Kantor Pos Kota Lama, Stasiun Tawang, Pintu Air dan lain sebagainya. Tour Guide Semarjawi yang pembawaannya sangat menyenangkan, juga menjelaskan tentang sejarah bangunan-bangunan tersebut dengan penjelasan yang sangat menarik dan jelas serta mudah di mengerti. Saya juga menemukan beberapa hiburan yang lewat tepat di sepanjang jalan Kota Lama Semarang. Saat melewati deretan Semarang Art Gallery, terdapat konvoi Vespa yang turut serta mengiringi perjalanan saya.

Bus Wisata Kota Lama Semarang

Kondisi jalanan di sekitar Kota Lama sangat memungkinkan untuk lancar dilewati Semarjawi serta kendaraan beroda lainnya. Tidak macet maupun tidak banyak juga jalanan yang rusak. Meskipun terbilang umur Kota Lama Semarang ini sudah sangat tua, tapi perhatian yang diberikan oleh Pemerintah kota Semarang agar kawasan tersebut tetap 'hidup' patut untuk di apresiasi.

Bus Wisata Kota Lama Semarang

Kondisi jalanan Kota Lama Semarang

Memutari Kota Lama Semarang, pastinya saya juga akan lewat pas di depan Kantor Pos Kota Lama. Sampai sekarang, Kantor Pos ini merupakan salah satu Kantor Pos aktif dan juga masuk dalam salah satu bangunan bersejarah di Semarang. Kantor Pos ini terletak di sebelah Timur Gedung Keuangan Negara, dan di sebelah Baratnya terdapat gedung STIE BPD Jawa Tengah. Dulunya, Kantor Pos ini pernah digunakan sebagai Kantor Pos dan Telegraf. Hanya saja, karena semakin canggihnya teknologi saat ini, maka Telegraf di Kantor Pos ini sudah tidak pernah lagi digunakan. Di depan Kantor Pos ini juga terdapat Tugu Titik 0 km Semarang.

Bus Wisata Kota Lama Semarang

Hingga berhenti kembali di Taman Srigunting, saya sangat puas menikmati keindahan Kota Lama dari atas Bus Wisata Semarjawi. Keadaan yang tidak terlalu bising, meskipun kami berada di bangku lantai 2, Tour Guide bintang lima, serta para penumpang yang bisa diajak kerjasama untuk saling menjaga ketertiban selama di Perjalanan.

Sejauh ini, bisa disimpulkan kan betapa serunya Wisata di Kota Lama bersama Semarjawi? Wkwkw. Sayang sangat disayangkan, (Update tanggal 4/10/16) Semarjawi tidak lagi beroperasi hingga waktu yang tidak dapat di tentukan perihal perijinan ataupun hal-hal lainnya. Dan bersyukurlah dibalik banyaknya wisata di Semarang ini, saya sudah sempat mencoba untuk naik Bus Wisata ala-ala luar negeri gitu wkwkw.

Mungkin bagi yang belum pernah naik Bus Wisata ini, kalian saat ini hanya dapat melihatnya dari artikel/foto saja. Tapi dari saya sendiri juga berharap semoga Bus Wisata Semarjawi ini kembali beroperasi. Agar wisatawan maupun masyarakat kota Semarang sendiri bisa menikmati indahnya kota ini dengan transportasi yang unik.

Sekian Perjalanan kali ini! Sampai jumpa di Post selanjutnya

Bus Wisata Kota Lama Semarang

  • Share:

You Might Also Like

0 Signature's

Terimakasih atas jejaknya :)